Scroll untuk baca artikel
Nasional

Nggak Jadi Cuan! Harga Emas Jatuh Dipukul Menguatnya Greenback Jelang Data Inflasi

70
×

Nggak Jadi Cuan! Harga Emas Jatuh Dipukul Menguatnya Greenback Jelang Data Inflasi

Sebarkan artikel ini
Model menunjukkan produk terbaru EmasKita saat peluncurannya di Gedung Antam. Harga emas melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menyusul aksi ambil untung dari kenaikan dua sesi sebelumnya karena uang kertas atau greenback dolar AS lebih kuat ketika para pedagang menunggu data inflasi AS pekan ini untuk membantu memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga.

Di sisi lain, permintaan safe haven yang meningkat juga dapat mendorong harga emas karena pasar semakin waspada terhadap potensi resesi tahun ini di tengah inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga.

Data aktivitas bisnis yang suram dari beberapa ekonomi utama, ditambah dengan tanda-tanda pendinginan pasar tenaga kerja AS meningkatkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi global akan melambat pada tahun 2023.

Table of Contents

Data ekonomi yang dirilis Selasa (10/1/2023) semakin meredam emas. National Federation of Independent Business melaporkan Indeks Optimisme Bisnis Kecil turun 2,1 poin pada Desember menjadi 89,8, yang merupakan level terendah sejak Juni dan menandai bulan ke-12 berturut-turut bahwa indeks berada di bawah rata-rata 49 tahun di 98.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa persediaan grosir AS naik satu persen dari bulan sebelumnya menjadi 933,1 miliar dolar AS pada November 2022, sejalan dengan perkiraan awal dan menguat dari kenaikan 0,6 persen pada Oktober.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 20,6 sen atau 0,86 persen, menjadi menetap pada 23,665 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April terpangkas 10,1 dolar AS atau 0,92 persen, menjadi ditutup pada 1.088,50 dolar AS per ounce.(Republika.co.id)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca