Arifki pun meyakini bila kedua koalisi ini bergabung, mereka harus meremukkan lagi siapa figur capres yang akan diusung. “Jika KIR dan KIB bersatu, bisa jadi figur-figur capres yang muncul dikocok ulang. Selain kepentingan masing-masing koalisi perlu diakomodir, kepentingan dari masing-masing partai juga bakal mempersulit dalam penentuan capres dan cawapres,” kata Arifki. (Republika.co.id)
Peluang Ganjar Nyapres Menipis Jika Hal Ini Terjadi Menurut Pengamat












