Mewakili Pj. Bupati Plt. Sekda Gayo Lues, Jata SE.MM, juga menyatakan bahwa pemerintah daerah telah berkolaborasi dengan berbagai unsur untuk menurunkan angka stunting di Gayo Lues. Berbagai langkah seperti memberikan makanan tambahan, mengaktifkan Posyandu, membangun sanitasi, serta sosialisasi inovasi program Nentong Sudere telah memberikan hasil positif dengan menurunkan angka stunting sebesar 8 persen dari tahun sebelumnya.
Angka stunting di Gayo Lues pada tahun 2021 mencapai 42,9 persen dari jumlah penduduk dan menempati urutan 23 di antara seluruh Kabupaten/Kota di Aceh. Namun, berkat upaya dan kerjasama yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan TP-PKK Aceh, angka stunting ini berhasil menurun menjadi 34,6 persen pada tahun 2023, meningkatkan peringkat Gayo Lues menjadi urutan 15 di Aceh.
Melalui kolaborasi dan upaya bersama ini, Ayu Marzuki dan pemerintah daerah berharap bahwa angka stunting di Gayo Lues akan terus menurun di masa mendatang, sehingga kesehatan dan kesejahteraan anak-anak serta keluarga di wilayah tersebut dapat semakin meningkat. Bhakti sosial yang dilakukan di Desa Perlak menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya perangi stunting untuk masa depan yang lebih baik.


