Dalam penutupnya, Azwardi menyampaikan bahwa setelah 28 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberikan dampak positif yang signifikan. Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat, Pendapatan Asli Daerah (PAD) bertambah, dan kemampuan fiskal daerah meningkat. Peningkatan PAD diharapkan akan dimanfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat, sehingga dapat meningkatkan angka IPM, menurunkan angka kemiskinan, serta meningkatkan konektivitas dan akses infrastruktur yang baik.
Perjalanan otonomi daerah telah mencapai tahap kematangan yang menghasilkan berbagai terobosan kebijakan bernilai manfaat dalam identifikasi dan perencanaan wilayah-wilayah yang berpotensi dikembangkan secara terintegrasi.***












