Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Piala Bergilir MTQ Aceh Kembali ke Ibu Kota

27
×

Piala Bergilir MTQ Aceh Kembali ke Ibu Kota

Sebarkan artikel ini
Sekdako Banda Aceh Wahyudi menerima langsung Piala Bergilir Juara Umum MTQ dari Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahroel Fajri yang mewakil Pj Gubernur Aceh pada malam penutupan MTQ Aceh di Lapangan Pendopo Bupati Simeulue. Foto : Pemko Banda Aceh
Sekdako Banda Aceh Wahyudi menerima langsung Piala Bergilir Juara Umum MTQ dari Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahroel Fajri yang mewakil Pj Gubernur Aceh pada malam penutupan MTQ Aceh di Lapangan Pendopo Bupati Simeulue. Foto : Pemko Banda Aceh

LM – Penantian panjang masyarakat Kota Banda Aceh akhirnya berbuah manis pada Sabtu malam, 2 Desember 2023, di Pendopo Wali Kota Banda Aceh. Malam itu, suasana di kawasan Blang Padang terasa lebih meriah dari biasanya karena kota ini dipastikan menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh setelah 23 tahun. Piala Bergilir MTQ Aceh akhirnya kembali ke ibu kota, menandai keberhasilan dan kegemilangan dalam ajang dua tahunan ini.

Baca Juga :  Kafilah MTQ Aceh Besar Tampil Memukau di Simeulue

Pj Wali Kota Amiruddin menjadi saksi virtual dalam penutupan MTQ Aceh XXXVI di Simeulue. Ucapan syukur dan takbir meriah menggema ketika Banda Aceh diumumkan sebagai juara umum. Dari 20 finalis, Banda Aceh berhasil meraih delapan juara pertama, tujuh juara kedua, dan lima juara ketiga dari berbagai cabang perlombaan, mengukuhkan posisinya sebagai pusat kegiatan keagamaan di Provinsi Aceh.

Table of Contents

Dalam sambutannya, Amiruddin tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya, “Alhamdulillah, penantian panjang akan juara umum MTQ Aceh berakhir malam ini. Ini kita dedikasikan kepada seluruh masyarakat Banda Aceh.” Keberhasilan ini, menurutnya, bukan hanya sekadar pencapaian dalam dunia keagamaan, tetapi juga meneguhkan Banda Aceh sebagai barometer penerapan syariat Islam di Aceh.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Umumkan Bonus untuk Kafilah MTQ Banda Aceh

“Prestasi ini akan semakin melecut semangat kami dalam menggaungkan syariat dan syiar Islam di Bumi Serambi Mekkah,” ujarnya dengan penuh semangat. Dengan delapan juara pertama, Banda Aceh membuktikan bahwa tidak hanya sebagai pusat administratif, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan yang memiliki keunggulan dan kualitas di tingkat provinsi.

Amiruddin juga tak lupa memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Kafilah MTQ Banda Aceh yang terdiri dari 55 peserta, 39 ofisial, dan enam orang pelatih. “Perjuangan kafilah kita sangat luar biasa, dan tentu Pemko Banda Aceh akan memberikan penghargaan terbaik pula,” katanya sambil tersenyum.

Baca Juga :  Aceh Besar Panaskan Mesin, Siap Rebut Juara MTQ 2025

Di tempat terpisah, Sekdako Banda Aceh Wahyudi menerima langsung Piala Bergilir Juara Umum MTQ dari Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahroel Fajri. Piala itu menjadi lambang kejayaan Banda Aceh setelah perjuangan keras dan dedikasi para peserta dalam berbagai cabang perlombaan. Suasana haru dan kebanggaan terasa begitu nyata ketika Piala Bergilir tersebut berpindah tangan.

Banda Aceh berhasil mengumpulkan total 66 poin, membuatnya layak menyandang predikat juara umum. Kabupaten Aceh Besar, yang sebelumnya bertahan sebagai juara, harus puas menempati posisi kedua dengan perolehan 64 poin. Sementara itu, juara ketiga diraih bersama oleh Kabupaten Aceh Selatan dan Kota Langsa dengan total 38 poin.

Baca Juga :  Kafilah Aceh Besar Kirim 12 Peserta di MTQ Pidie Jaya

Keberhasilan ini bukan hanya sekadar pencapaian prestisius, tetapi juga menunjukkan dominasi dan kualitas peserta dari Banda Aceh dalam berbagai aspek lomba. Keteguhan dan komitmen kafilah Banda Aceh menjadikan mereka sebagai pemenang yang pantas.

Dalam sambutannya, Wahyudi mengungkapkan kebanggaannya, “Ini adalah momen bersejarah bagi Banda Aceh. Kembali meraih juara umum setelah 23 tahun adalah pencapaian yang luar biasa.” Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini bukan hanya milik Pemko Banda Aceh atau Kafilah MTQ saja, tetapi seluruh masyarakat Banda Aceh yang turut berkontribusi dalam mendukung dan mendoakan.

Baca Juga :  Pangdam IM Terima Paparan progres Renovasi Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar

Sebagai bentuk apresiasi, Pemko Banda Aceh berencana memberikan penghargaan kepada para pemenang dan peserta yang telah berjuang keras. Hal ini sebagai bentuk motivasi dan dorongan agar prestasi yang telah diraih dapat menjadi tonggak untuk pencapaian lebih besar di masa depan.

Sebagai informasi tambahan, Kabupaten Pidie Jaya ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Aceh XXXVII yang akan digelar pada tahun 2025 mendatang.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca