Dari penelusuran elektronik, Krishna melanjutkan, ada bukti terkait Ahmad Munasir yang memesan tiket penerbangan dari Istanbul ke Boston. Tetapi, pemesanan tiket tersebut dilakukan olehnya saat berada di Jakarta sebelum terbang ke Norwegia.
“Terkait keberadaan yang bersangkutan di Boston, Amerika Serikat kita menyampaikan itu dari data United States Customs and Border Protection. Bahwa ada atas nama Ahmad Munasir terdeteksi masuk ke Boston pada 13 Februari,” ujar Krishna.
Kata Krishna melanjutkan, setelah diketahui keberadaan Ahmad Munasir dapat dipastikan tak ada kejanggalan dalam riwayat terbangnya di luar negeri. Kata dia, kepolisian tak perlu melakukan pendalaman lebih tentang aktivitasnya di luar negeri itu.
Polri masih dalam keyakinan keberadaan Ahmad Munasir di Amerika, cuma sebagai aktivitas akademik biasa, atau persoalan lain yang pribadi. “Kita nggak usah menduga-duga. Mungkin dia cuma mau liburan atau ada aktivitas lainnya,” ujar Krishna menambahkan.(Republika.co.id)












