LM – Setelah menyelesaikan kunjungan bersejarah lima hari di Afrika Selatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali dengan membawa rencana ambisius yang dapat merubah wajah ekonomi dan infrastruktur Indonesia. Dalam sebuah wawancara eksklusif setibanya di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Presiden Jokowi membahas langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk mengakselerasi penerapan energi bersih dan merevitalisasi sektor infrastruktur.
Presiden Jokowi menegaskan komitmen Indonesia untuk mengurangi dampak lingkungan melalui peralihan ke sumber energi bersih. “Kami telah menjalin kemitraan yang erat dengan Afrika Selatan dalam mengembangkan teknologi energi terbarukan yang dapat diaplikasikan di negara kita. Langkah ini tidak hanya akan mengurangi emisi karbon, tetapi juga memberikan peluang ekonomi baru melalui sektor energi hijau,” ujar Presiden. Kamis, 24 Agustus 2023.
Selain itu, Presiden Jokowi juga mengungkapkan rencana ambisius dalam merevitalisasi infrastruktur Indonesia melalui “Revolusi Infrastruktur 2030”. Rencana ini akan melibatkan modernisasi jaringan transportasi, pengembangan kawasan industri modern, dan peningkatan konektivitas digital di seluruh negeri. “Kami ingin mewujudkan transformasi infrastruktur yang akan membuka pintu bagi investasi baru, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tambahnya.
Para ekonomi dan ahli berpendapat bahwa langkah-langkah ambisius ini dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan jangka panjang Indonesia. Penerapan energi bersih dapat meningkatkan daya saing Indonesia dalam pasar global yang semakin sensitif terhadap isu lingkungan. Sementara itu, revolusi infrastruktur diharapkan dapat memperkuat konektivitas regional dan nasional, serta membuka pintu bagi investasi asing yang berkelanjutan.










