Komentator pro-perang Rusia tidak terkesan atas keputusan perombakan tersebut. “Jumlahnya tidak berubah, hanya dengan mengubah tempat bagian-bagiannya,” tulis seorang blogger militer terkemuka yang memposting di aplikasi pesan Telegram dengan nama Rybar.
Rybar mengatakan, Surovikin yang merupakan seorang veteran kampanye Rusia di Chechnya dan Suriah dijadikan korban untuk serangkaian bencana militer Rusia baru-baru ini. Salah satu peristiwa itu termasuk serangan Ukraina terhadap barak Rusia di kota Makiivka yang menewaskan sedikitnya 89 tentara Rusia termasuk wajib militer pada Tahun Baru.(Republika.co.id)












