Agar Tak Impor Tenaga Ahli
Ini sangat penting bagi Indonesia, agar tidak selalu mengimpor tenaga ahli dari luar negeri. Sementara anak bangsa hanya menjadi penonton saja. “Jalur itu harus dilakukan kalau tidak nanti kita jadi penonton saja,” ungkapnya.
Wakil Rektor Riset dan Transfer Teknologi BINUS, Tirta Nugraha Mursitama menyebut sudah banyak riset yang dilakukan di berbagai perguruan tinggi. Hanya saja penelitian tersebut baru bisa dilakukan untuk skala kecil.
“Riset kita banyak tapi skala lab sudah siap,” kata dia.
Menurutnya, tinggal pengusaha yang turun gunung untuk menjadi jembatan dunia pendidikan dengan industri. Pengusaha dan para peneliti perlu duduk bersama untuk menyatukan prinsip dalam menciptakan produk dari hasil penelitian yang bisa dikomersilkan lewat industri.
“Makanya perlu fungsi transfer teknologi di office. Perusahaan perlu cek-cek penelitian yang dilakukan di kampus-kampus,” pungkasnya.(Merdeka.com)










