News  

Sebabkan Anggota Meninggal dan 2 Pucuk Senpi Raib, Perwira Brimob Diberi Sanksi PTDH

AKP Rustam menjalani sidang kode etik.. ©2022 Merdeka.com

LM – Komandan Kompi Yon D Brimob Wamena AKP Rustam dinyatakan terbukti melanggar kode etik profesi Polri karena menyalahgunakan wewenang sehingga seorang anak buahnya, Bripda Diego Rumaropen, meninggal dunia diserang orang tidak dikenal (OTK) dan 2 pucuk senjata api hilang. Dia direkomendasikan untuk dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri digelar di ruang Media Center Mapolda Papua, Selasa (2/8). Sidang yang dipimpin Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Gustav R Urbinas juga dihadiri perwakilan keluarga Bripda Diego Rumaropen.

“Ya, salah satu anggota Polri Polda Papua dalam hasil putusan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri direkomendasikan diberhentikan secara tidak hormat (PTDH). Oknum Kepolisian berinisial AKP R di pecat karena telah terbukti melakukan pelanggaran berat dan kode etik kepolisian,” ujar Urbinas, Selasa (2/8).

Loading

Redaksi2
Author: Redaksi2