Scroll untuk baca artikel
Nasional

Sekutu Putin: Senjata Nuklir Rusia Satu-satunya yang Cegah Barat Deklarasikan Perang

64
×

Sekutu Putin: Senjata Nuklir Rusia Satu-satunya yang Cegah Barat Deklarasikan Perang

Sebarkan artikel ini
Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan senjata nuklir dan aturan yang ditetapkan Moskow dalam menggunakannya satu-satunya faktor yang mencegah Barat memulai perang dengan Rusia.

LM – MOSKOW — Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan senjata nuklir dan aturan yang ditetapkan Moskow dalam menggunakannya satu-satunya faktor yang mencegah Barat memulai perang dengan Rusia. Medvedev dikenal sebagai orang dekat Vladimir Putin.

Medvedev yang kini menjabat sebagai deputi ketua Dewan Keamanan Rusia juga mengatakan Moskow akan terus berperang dengan Ukraina sampai “rezim menjijikkan yang hampir fasis” di Kiev disingkirkan. Ia menegaskan perang berlanjut hingga Ukraina berhasil didemiliterisasi.

Table of Contents

Dalam wawancara terpisah pada Ahad (24/12/2022) lalu Putin mengatakan Rusia siap bernegosiasi dengan semua pihak yang terlibat dalam perang. Tapi ia mengatakan Kiev dan pendukungnya dari Barat menolak terlibat dalam perudingan.

Medvedev yang pernah menjadi liberal modern saat menjabat sebagai presiden dari tahun 2008 sampai 2012 kini pendukung perang di Ukraina yang paling vokal. Ia kerap mengecam Barat yang ia tuduh ingin memecah Rusia untuk menguntungkan Ukraina.

“Apakah Barat siap untuk menggelar perang penuh melawan kami, termasuk perang nuklir, di tangan Kiev?” tulisnya dalam artikel 4.500 kata di surat kabar Rossiiskaya Gazeta, Senin (25/12/2022).

“Hari ini satu-satunya yang menghentikan musuh kami adalah pengertian Rusia dipandu kebijakan negara fundamental mengenai deterensi nuklir. Dan saat ancaman nyata muncul, akhirnya akan bertindak terhadap mereka.”

Putin dan pejabat-pejabat senior lainnya berulang kali mengatakan kebijakan Moskow mengenai nuklir diputuskan dapat digunakan bila ada ancaman integritas teritori. Menurut pakar Rusia memiliki senjata nuklir terbanyak di dunia dengan hampir 6.000 hulu ledak.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca