Dengan keterampilan dan upaya serius, Wapres meyakini UMKM yang ada dapat dikembangkan dan bersaing di pasar global.
“Pemerintah sudah mendorong pengembangan ekonomi, salah satunya UMKM, ada yang dapat didorong jadi pengusaha besar dan orientasi ekspor. Fatayat NU di daerah punya keterampilan, kemudian didorong, dibimbing, dan dibantu, misalnya perizinan, kualitas produk, pembiayaan dan aksesoris termasuk kemasanbisa diarahkan untuk dipasarkan ke luar negeri”, ujar Wapres.
Ketua Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul, menyampaikan bahwa setelah dirinya terpilih menjadi Ketua Umum pada 2022 yang lalu, kini Fatayat NU sedang fokus pada penguatan kaderisasi dan struktur organisasi.
Tidak hanya itu, organisasi di bawah naungan NU ini juga fokus pada berbagai isu nasional, diantaranya pemberdayaan perempuan dan kesehatan.
“Daiyah Fatayat didorong untuk tidak hanya ceramah agama, tapi juga pengembangan beberapa sektor, seperti isu perempuan dan anak, pengasuhan, kesehatan, stunting dan ekonomi,” jelasnya.
Di samping itu, Fatayat NU juga aktif melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga guna mencegah paham radikal di masyarakat.
“Fokus radikalisme juga menjadi isu yang kami lakukan kerja sama dengan lembaga pendonor dan mitra kerja sama lainnya,” tutur Margaret. (Republika.co.id)












