LM – Timnas Indonesia menghadapi ujian cuaca tak bersahabat menjelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Brunei Darussalam. Pada Senin (16/10) malam, mereka dikecewakan oleh hujan deras yang memaksa pembatalan latihan terakhir mereka di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah di Bandar Seri Begawan.
Meski situasi cuaca tidak mendukung, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tetap penuh semangat dan optimisme menjelang pertandingan penting ini. Keputusan untuk membatalkan latihan terakhir diambil demi menjaga kesejahteraan para pemain. “Situasinya seperti ini, mau tidak mau (batal latihan), cuaca tidak baik jadi ya tidak ada pilihan lain, saya tidak mau para pemain kena hujan jadi latihan dibatalkan,” ungkap Shin Tae-yong.
Salah satu aspek yang menghibur adalah bahwa rumput lapangan di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah mirip dengan lapangan yang telah digunakan oleh Timnas Indonesia dalam sesi latihan sebelumnya di Brunei, seperti di Stadion Pahang dan Belapan. Hal ini memberikan keyakinan bahwa tim akan dapat beradaptasi dengan baik di lapangan pertandingan. “Kita akan melakukan permainan seperti biasa, meskipun kami belum pernah mencoba lapangan ini secara langsung. Namun, rumputnya serupa dengan lapangan tempat kami berlatih, jadi tidak masalah,” kata pelatih Shin Tae-yong.
Meski cuaca tak bersahabat, Shin Tae-yong telah menyiapkan rencana cadangan jika hujan kembali mengganggu pertandingan. “Memang kalau hujan deras seperti hari ini (kemarin) pastinya bisa terjadi masalah terhadap game plan kita, jadi saya harus antisipasi dengan menyiapkan game plan lain,” tambahnya.
Para pemain Timnas Indonesia juga tetap semangat, meski latihan terakhir mereka terpaksa dibatalkan. Rizky Ridho, salah satu pemain belakang tim, menyatakan bahwa mereka bekerja keras dalam sesi latihan yang tersedia. “Tentunya kita tahu sendiri cuaca lagi buruk, dan pelatih telah menyiapkan Plan B untuk kita latihan di dalam ruangan. Semua pemain bekerja keras di lapangan tadi, semoga di pertandingan besok kita bisa tampil maksimal,” ungkap Ridho.
Pada pertandingan leg kedua melawan Brunei, pelatih Shin Tae-yong melakukan beberapa rotasi pemain. Perubahan ini tampaknya membawa keberuntungan, karena Timnas Indonesia mengakhiri pertandingan dengan kemenangan gemilang 6-0. Dengan agregat skor 12-0, Indonesia melangkah ke babak penyisihan grup ronde kedua bersama Irak, Vietnam, dan Filipina. Tantangan selanjutnya adalah finis sebagai dua teratas untuk memperbesar peluang lolos ke ronde ketiga dan semakin mendekat ke pintu Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan diikuti oleh 48 tim.[red]












