Prestasi tersebut berlanjut pada Kapolri Cup I 2024, ketika tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana juga meraih prestasi di kelas internasional.
Menurut Dedi, meningkatnya jumlah peserta serta keterlibatan atlet dan juri dari berbagai negara menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kompetisi dan pengalaman atlet.
Ia meminta seluruh peserta menjunjung sportivitas, keselamatan, dan rasa saling menghormati selama kejuaraan.
“Jadikan kejuaraan ini sebagai momentum untuk menunjukkan prestasi terbaik, memperluas persahabatan, dan membangun semangat kebersamaan antar-atlet dari berbagai negara,” katanya.
Dedi juga meminta panitia dan personel pengamanan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung profesional, aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M. mengapresiasi dukungan Polri terhadap penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut.
Menurut Irvan, kompetisi yang berkelanjutan diperlukan untuk memperluas minat, pembinaan, dan prestasi atlet indoor skydiving. Pihaknya juga terus membangun kerja sama dengan organisasi terjun payung di berbagai negara Asia dengan dukungan organisasi internasional.
“Kompetisi yang berlangsung secara berkesinambungan diharapkan semakin mendorong perhatian masing-masing negara terhadap pembinaan dan pengembangan atlet,” ujar Irvan.
Ia berharap Kapolri Cup II menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kompetisi indoor skydiving di kawasan Asia.
Irvan juga mengingatkan seluruh atlet, panitia, dan juri untuk mengutamakan keselamatan selama pertandingan.












