Menurut Dewi yang dimaksud suspek difteri adalah secara klinis dan fisik dari 11 laporan itu sudah mengarah ke difteri. Tapi, masih menunggu hasil dari laboratorium. Jadi, belum bisa sepenuhnya disebut difteri. Walaupun nanti hasil laboratorium negatif, tapi secara fiisik dan klinisnya mengarah ke difteri berarti maka sudah difteri (terkena).
“Jadi suspek ini sebenarnya sudah difteri,” katanya.
Dewi mengatakan ada sebanyak tujuh orang warga Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut meninggal dunia diduga terinfeksi virus Difteri. Kasus ini, terjadi dalam rentang waktu selama 6-19 February 2023.(Republika.co.id)












