Salah satu peserta yang lulus, Safrul Awlia. R, pemuda 18 tahun asal Aceh Besar, mengaku haru bisa lolos seleksi. “Alhamdulillah, ini impian saya sejak kecil. Dukungan keluarga dan doa orang tua membuat saya terus berjuang hingga lulus,” ujarnya. Safrul juga berpesan kepada generasi muda Aceh untuk terus berlatih dan tidak mudah menyerah demi meraih cita-cita menjadi prajurit.
Pangdam menambahkan, rekrutmen ini tidak hanya untuk menambah kekuatan personel, tetapi juga memberi kontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan mencetak generasi muda yang tangguh, nasionalis, dan berjiwa kesatria. “Menjadi prajurit bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga soal loyalitas, disiplin, dan komitmen pada bangsa,” katanya.
Ia pun mengucapkan selamat kepada seluruh calon prajurit yang lulus dan mengingatkan mereka untuk menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi. “Gunakan kesempatan ini untuk mengabdi dengan tulus dan banggalah menjadi bagian dari TNI AD. Jadilah prajurit yang menjadi kebanggaan rakyat dan bangsa,” tutupnya.***












