Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan gampong yang transparan dan akuntabel, serta meminta keuchik berhati-hati dalam menggunakan dana gampong agar benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks kekhususan Aceh, Illiza turut meminta para keuchik memperkuat pageu gampong, menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, serta aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
“Keuchik harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan gampong yang jujur, profesional, dan berorientasi pada pelayanan, guna mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh gampong di Kota Banda Aceh. (Riz)












