LM – Capaian positif dalam pembangunan Aceh semakin memperkuat keyakinan akan masa depan yang cerah bagi provinsi ini. Dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Aceh Tahun 2024, Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, mengungkapkan serangkaian pencapaian yang menggembirakan.
Salah satu poin penting adalah stabilitas pertumbuhan ekonomi, yang mencapai 4,23 persen pada tahun 2023. Ini menandakan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, memberikan dorongan positif bagi sektor ekonomi di Aceh.
Tak hanya itu, angka kemiskinan di provinsi ini juga terus menurun, mencapai 14,45 persen pada tahun yang sama. Turunnya tingkat kemiskinan adalah cerminan dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan Gini rasio juga mengalami penurunan yang menggembirakan, masing-masing mencapai 5,75 persen dan 0,296. Ini menunjukkan adanya upaya konkret dalam menciptakan lapangan kerja serta mengurangi kesenjangan ekonomi di Aceh.
Bustami Hamzah juga menekankan dukungan penuh bagi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Dalam upaya menjadikan acara ini sukses, seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh diminta untuk berperan aktif.
Pada kesempatan tersebut, juga diumumkan penerima Anugerah Perencanaan Profesor A. Majid Ibrahim Ke-10 Tahun 2024, Anugerah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Aceh Tahun 2024, serta Piagam Penghargaan Kepada NGO. Ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dan kerjasama yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan Aceh.












