Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Pemuda Aceh Besar Lolos TNI AD Meski Hidup Susah, Pangdam IM: Ini Inspirasi untuk Generasi Muda!

25
×

Pemuda Aceh Besar Lolos TNI AD Meski Hidup Susah, Pangdam IM: Ini Inspirasi untuk Generasi Muda!

Sebarkan artikel ini

LM – Sebuah kisah inspiratif datang dari Kabupaten Aceh Besar. Seorang pemuda bernama Muhammad Fajar berhasil meraih cita-citanya menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas.

Fajar merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan satu-satunya anak laki-laki dalam keluarganya. Sejak usia delapan tahun, ia telah kehilangan ayah. Sang ibu, Yusnita, menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan sayur keliling dari desa ke desa.

Table of Contents

“Ayah meninggal saat saya masih kecil, sejak itu ibu yang menjadi segalanya buat kami. Saya tidak ingin jadi beban. Saya ingin membanggakan ibu,” ujar Fajar dengan mata berkaca-kaca.

Tidak hanya membantu ibunya, Fajar juga bekerja sebagai tukang panjat kelapa. Setiap hari, ia memanjat puluhan pohon kelapa dan menjual kelapa muda ke pasar demi mengumpulkan uang untuk biaya seleksi masuk TNI AD. Uang itu digunakan untuk keperluan administrasi, transportasi, hingga makan dan minum selama tahapan seleksi berlangsung.

“Cita-cita saya memang ingin menjadi tentara sejak kecil. Walaupun hidup kami susah, saya tidak pernah menyerah. Saya kerja apa saja yang penting halal, demi bisa ikut tes,” tambah Fajar.

Kerja kerasnya membuahkan hasil. Tahun ini, Fajar dinyatakan lulus murni dalam seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD. Kabar kelulusan itu menjadi momen haru bagi ibunya, Yusnita, yang selama ini menjadi penyemangat dan pendukung utama perjuangan anaknya.

“Alhamdulillah, akhirnya cita-cita anak saya tercapai juga. Saya bangga karena dari kecil dia sudah menunjukkan semangat, nggak pernah ngeluh walau hidup kami susah. Saya cuma bisa mendoakan semoga dia jadi tentara yang kuat, jujur, dan selalu ingat sama Allah serta tetap jadi kebanggaan keluarga,” ujar Yusnita dengan suara bergetar menahan haru.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca