Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Pengawasan Daerah Kuat, Wagub Aceh Ikuti Arahan Mendagri

7
×

Pengawasan Daerah Kuat, Wagub Aceh Ikuti Arahan Mendagri

Sebarkan artikel ini
Wagub Aceh
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, didampingi Inspektur Aceh Ir. Abdullah, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan Tahun 2025 (Binwas) yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Kamis (9/10/2025). dok. Ist

LINI MEDIA – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE., menegaskan dukungan penuh terhadap arahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, agar inspektorat daerah lebih proaktif dalam memastikan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.

Pernyataan itu disampaikan Wagub usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan Tahun 2025 (Binwas) yang digelar oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Table of Contents

Dalam kegiatan tersebut, Wagub Fadhlullah didampingi Inspektur Aceh, Ir. Abdullah, bersama para inspektur provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Rakornas menjadi ajang konsolidasi nasional untuk memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa inspektorat daerah harus aktif sejak tahap perencanaan program, bukan hanya memeriksa setelah program dijalankan. “Pada waktu perencanaan utamanya, peran inspektorat jangan diam saja. Jangan setelah program dieksekusi baru diperiksa salahnya apa,” ujar Tito.

Tito menambahkan, pengawasan yang efektif harus bersifat preventif dan konsultatif, bukan semata-mata represif. Dengan begitu, kesalahan administrasi maupun penyimpangan dapat dicegah sejak awal melalui pendampingan dan pembinaan kepada perangkat daerah.

Mendagri juga mengingatkan agar jumlah temuan pelanggaran tidak dijadikan tolok ukur keberhasilan inspektorat. “Prinsip dasar pengawasan adalah mencegah terjadinya pelanggaran. Bukan makin banyak temuan makin baik, tapi makin sedikit temuan karena kesalahan dapat dicegah sejak awal,” tegas Tito.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca