Masih di kawasan yang sama, tepatnya di gedung Pasar Atjeh baru, sejak 20 Februari hingga 15 Maret 2026 juga berlangsung Peukan QRIS Ramadan. “Program ini merupakan kolaborasi Pemko Banda Aceh bersama Bank Indonesia dan perbankan syariah untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital di pasar tradisional,” ujar Illiza.
Peukan QRIS Ramadan dimeriahkan dengan pembagian kupon doorprize transaksi QRIS, bazaar Ramadan dan night market, bazaar kue lebaran, kegiatan sosial berbagi bersama anak yatim, lomba islami anak dan remaja, serta workshop literasi keuangan.
Menurut Illiza, pasar tradisional harus tetap menjadi ruang silaturahmi, namun juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Oleh karenanya, mari kita jadikan momentum ini sebagai energi kebangkitan ekonomi kota. Belanja di UMKM lokal. Gunakan QRIS dalam setiap transaksi,” ujarnya. (*)






