LINI MEDIA – Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari jajaran Kodam Iskandar Muda turun langsung mengawal jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Aceh. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kualitas gizi serta keamanan pangan bagi para penerima manfaat, terutama pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Dalam program ini, Babinsa tidak hanya bertugas mengawasi dapur sehat, penyajian, dan distribusi makanan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat, pengelola dapur, dan pihak sekolah mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta pemenuhan standar gizi.
Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menegaskan agar seluruh Babinsa benar-benar hadir di lapangan. “Saya perintahkan seluruh Babinsa untuk turun langsung ke lapangan. Pastikan seluruh kegiatan dapur sehat dan distribusi makanan berjalan dengan baik, aman, dan higienis. Kita tidak boleh lengah dalam urusan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Babinsa memiliki peran ganda dalam mendukung program ini. “Babinsa bukan hanya pengawas, tetapi juga edukator. Mereka harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pengelola dapur tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas makanan. Dengan begitu, masyarakat akan semakin percaya terhadap program pemerintah ini,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya langkah pencegahan. “Saya tidak ingin mendengar ada kasus keracunan massal di Aceh akibat kelalaian dalam pengawasan. Program ini sangat baik, dan keberhasilannya bergantung pada kedisiplinan semua pihak, termasuk TNI di lapangan,” tegas Pangdam IM.












