Scroll untuk baca artikel
Nasional

Beda Identitas Politik dan Politik Identitas Menurut KH Cholil Nafis

×

Beda Identitas Politik dan Politik Identitas Menurut KH Cholil Nafis

Sebarkan artikel ini
Beda Identitas Politik dan Politik Identitas Menurut KH Cholil Nafis. Foto: Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI KH Cholil Nafis

LM – JAKARTA — Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, angkat suara terkait banyaknya salah paham masyarakat soal identitas politik dan politik identitas. Sebab, Cholil mengatakan, kedua istilah itu memiliki perbedaan.

Ia menerangkan, politik identitas itu menjadikan agama atau suku untuk mendulang suara dan menafikan kelompok lain dengan cara merendahkan. Sedangkan, identitas politik, misal seorang Muslim, lalu orang Muslim itu berpartai atau berpolitik.

“Apakah itu di PKB, PPP, PDI, Golkar, Gerindra, Perindo, PAN, itu kan ada identitasnya, kan tidak apa-apa, identitas itu kita sumbangkan untuk bangsa,” kata Cholil usai menghadiri Ijtima Ulama Jakarta yang digelar PKB, Kamis (2/2/2023).

Artinya, ia menuturkan, ketika ada tokoh-tokoh politik datang kepada tokoh-tokoh agama seperti kiai sebenarnya tidak apa-apa. Misal, mereka minta saran membangun bangsa yang baik, minta doa ingin menjadi calon, minta arahan kepada kiai itu.

Kemudian, akan disarankan agar dalam kampanye tidak merendahkan yang lain, tidak memukul kelompok lain tidak menginjak kelompok lain, itu baik-baik saja. Namun, ia mengingatkan, jangan sampai datang malah menafikan kelompok-kelompok lain.

Baik itu menjelekkan tokoh-tokoh agama lain, agama-agama yang lain, itu yang tidak boleh dan buruk. Apalagi, lanjut Cholil, sampai menuding pihak-pihak lain yang tidak sejalan tidak boleh memimpin bangsa, itu yang tidak boleh dilakukan.

“Jangan sampai datang ke kiai yang satu, mengatakan kiai yang lain, agama yang lain atau tokoh agama yang lain itu buruk, tidak boleh memimpin bangsa ini,” ujar Cholil.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca