Namun, Heru juga menyampaikan kendala yang dihadapi, seperti penetapan lokasi batas lahan dengan perusahaan swasta dan masalah relokasi satu kuburan yang ahli warisnya menolak.
Tak hanya Waduk Keureuto, progres pembangunan Waduk Rukoh di Kabupaten Pidie juga dilaporkan oleh Heru, yang telah mencapai 74 persen dan ditargetkan selesai pada Agustus 2024.
Kendala yang sama juga dihadapi dalam proyek Waduk Rukoh, yaitu pembebasan lahan. Heru berharap agar dokumen penetapan lokasi segera diterbitkan oleh gubernur untuk memperlancar proses pembayaran ganti rugi.
Selain itu, perkembangan proyek-proyek nasional lainnya seperti jalan tol, jalan nasional, dan pembangunan venue PON juga dilaporkan dalam rakor tersebut oleh masing-masing kepala lembaga nasional yang hadir.
Rapat tersebut dihadiri juga oleh Pj Sekretaris Daerah Aceh, Azwardi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Aceh, Mawardi, serta sejumlah Kepala Dinas terkait, memperkuat komitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis tersebut demi kemajuan Aceh.[SA]












