Scroll untuk baca artikel
Banda AcehHeadline

Cegah Perselisihan Kerja, Disnaker Banda Aceh Perkuat LKS Bipartit RS Teungku Fakinah

×

Cegah Perselisihan Kerja, Disnaker Banda Aceh Perkuat LKS Bipartit RS Teungku Fakinah

Sebarkan artikel ini

Linimedia.id, Banda Aceh – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Banda Aceh mendorong penguatan komunikasi antara manajemen dan pekerja melalui pembentukan serta optimalisasi Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit di lingkungan perusahaan.

Upaya tersebut dilakukan melalui verifikasi dan penyerahan secara simbolis bukti pencatatan LKS Bipartit Rumah Sakit Teungku Fakinah Banda Aceh di ruang rapat rumah sakit tersebut, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini dihadiri Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda Disnaker Kota Banda Aceh, Syahruddin, S.T., Direktur RS Teungku Fakinah, dr. Rachmat Hidayat, M.Si., Sp.PD., beserta jajaran manajemen dan pengurus LKS Bipartit.

Direktur RS Teungku Fakinah, dr. Rachmat Hidayat, mengatakan keberadaan LKS Bipartit menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama antara manajemen dengan pekerja untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis di lingkungan rumah sakit.

Sementara itu, Syahruddin dalam pemaparan materi bertajuk “Sinergi untuk Harmoni dalam Membangun Dialog di LKS Bipartit pada Perusahaan” menekankan pentingnya dialog terbuka, konstruktif, dan berkesinambungan antara pengusaha dan pekerja.

Menurutnya, komunikasi yang baik dapat menjadi langkah untuk mencegah perselisihan hubungan industrial sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

“LKS Bipartit memiliki peran strategis sebagai forum komunikasi dan konsultasi antara pihak manajemen dan pekerja untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan, menyampaikan aspirasi, serta mencari solusi bersama terhadap permasalahan yang muncul di lingkungan kerja,” ujar Syahruddin.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi dan penyerahan secara simbolis bukti pencatatan LKS Bipartit RS Teungku Fakinah.

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari penguatan kelembagaan LKS Bipartit sekaligus mendorong manajemen dan pekerja mengoptimalkan forum tersebut sebagai sarana dialog sosial dalam membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan.[***]

Banda Aceh

Disdukcapil Banda Aceh berhasil mengungkap identitas tiga ODGJ menggunakan teknologi biometrik, mendukung pelayanan kesehatan dan reunifikasi pasien dengan keluarga.