“Santri adalah generasi emas yang akan membawa bangsa ini menuju masa depan lebih baik. Penting bagi mereka mendapatkan pembekalan nilai kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan bela negara sejak dini,” ungkap Pangdam.
Ia menegaskan bahwa pendidikan kepemimpinan sejak dini merupakan investasi strategis bangsa. Karakter santri yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan kebangsaan akan melahirkan pemimpin yang menjunjung kebenaran dan Pancasila.
“Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata kontribusi TNI dalam membentuk sumber daya manusia Indonesia yang tangguh, berkarakter, dan cinta NKRI,” pungkasnya.
Pangdam berharap pembinaan semacam ini terus dilakukan di seluruh wilayah jajaran Kodam IM sebagai contoh sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan demi membangun karakter bangsa yang kuat, berdaya saing, dan berintegritas.***












