Scroll untuk baca artikel
Banda AcehHeadline

Dinkes Banda Aceh Evaluasi Puskesmas Kuta Raja, Lima Aspek Jadi Penekanan

×

Dinkes Banda Aceh Evaluasi Puskesmas Kuta Raja, Lima Aspek Jadi Penekanan

Sebarkan artikel ini

Linimedia.id-BANDA ACEH – Puskesmas Kuta Raja menjalani survei akreditasi selama tiga hari untuk mengevaluasi sekaligus memastikan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien tetap terjaga. Penilaian ini juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna yang telah diraih fasilitas kesehatan tersebut.

Survei dilaksanakan secara luring oleh tim dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi Pelayanan Kesehatan Paripurna (LPA-PKP), mulai Rabu (28/10/2026), melalui Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh.

Kegiatan diawali dengan pertemuan pembukaan atau opening meeting yang diisi sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Kepala Puskesmas Kuta Raja, perkenalan tim surveior, pembacaan jadwal dan kode etik survei, serta penyerahan surat pernyataan surveior dan kepala puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Kepala Puskesmas Kuta Raja beserta seluruh jajaran yang telah mempersiapkan dokumen, sarana, prasarana, dan pelaksanaan pelayanan untuk menghadapi proses penilaian.

Menurut Wahyudi, akreditasi tidak semestinya dipandang hanya sebagai penilaian administratif, melainkan menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses survei harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengevaluasi penyelenggaraan pelayanan, memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memastikan kebutuhan masyarakat menjadi orientasi utama pelayanan.

Dalam pelaksanaannya, penilaian dilakukan oleh dua bidang surveior, yakni Bidang Tata Kelola Sumber Daya dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), serta Bidang Tata Kelola Pelayanan dan Penunjang.

Wahyudi juga menyampaikan lima hal yang perlu menjadi perhatian seluruh jajaran Puskesmas Kuta Raja selama proses survei.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Suami Istri Pengedar Ganja, Beserta 8 Kg Ganja

Pertama, memberikan keterbukaan dan kerja sama kepada tim surveior dengan menyampaikan data serta bukti pelaksanaan kegiatan secara benar dan sesuai kondisi sebenarnya.

Kedua, menjadikan survei sebagai sarana pembelajaran dan perbaikan. Ketiga, memperkuat komitmen seluruh pegawai terhadap mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Keempat, memastikan peningkatan mutu tetap berlanjut setelah survei melalui rencana tindak lanjut. Kelima, meningkatkan pelayanan yang ramah, adil, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia berharap proses penilaian berlangsung secara profesional, objektif, dan transparan sesuai standar yang berlaku. Rekomendasi dari tim surveior juga diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Puskesmas Kuta Raja dalam memperbaiki kualitas pelayanan.

“Mari kita jadikan pelaksanaan survei akreditasi ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat tata kelola Puskesmas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi seluruh masyarakat Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi terhadap seluruh puskesmas agar peningkatan mutu pelayanan kesehatan dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.[***]