LM – Dalam peringatan Hari Ibu di Anjong Mon Mata pada Rabu (20/12/2023) yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Jiwa Aceh dan TP PKK Aceh, tiga ibu hebat, Mariati, Emrati, dan Suwarni, memikat hati hadirin dengan kisah inspiratif mereka.
Video mengenai keseharian Mariati, seorang ibu penuh dedikasi yang merawat anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan, memukau seluruh hadirin. Air mata tak terbendung saat momen kebersamaan dan ketabahan Mariati terpampang di layar. Penghargaan sebagai Ibu Inspiratif pun layak diterima oleh Mariati dari Rumah Sakit Jiwa Aceh.
Namun, Mariati tidak sendirian dalam sorotan penghargaan. Emrati dan Suwarni, dua ibu yang juga melibatkan kesabaran dan keuletan luar biasa dalam merawat anak-anak mereka yang memiliki kebutuhan khusus, turut dihargai. Ketiganya menjadi teladan kekuatan seorang ibu yang mengatasi berbagai rintangan untuk keluarga tercinta.
Sambutan hangat dari Penjabat Ketua TP PKK Aceh, Ayu Marzuki, menambahkan nuansa positif dalam acara tersebut. Ayu Marzuki mengapresiasi inisiatif Rumah Sakit Jiwa Aceh dalam mengangkat isu kesehatan jiwa yang sering terlupakan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung kesehatan mental, mengingat keluarga adalah lingkungan pertama yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan seseorang.
“Kesehatan jiwa adalah aspek penting yang sering terlupakan dalam diskusi masyarakat. Keluarga memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan mental dan fisik setiap individu,” ujar Ayu Marzuki dalam sambutannya.
Ayu Marzuki juga membagikan tips berharga untuk menjaga kesehatan mental keluarga, seperti memperkuat ibadah, menghabiskan quality time bersama, dan menjaga komunikasi yang baik. Ia berharap agar acara ini dapat mengubah stigma masyarakat terhadap pembahasan kesehatan jiwa, mengingat setiap orang memiliki potensi mengalami gangguan kesehatan mental.
“Semoga kita semua dapat menjadi keluarga yang bahagia. Selamat kepada Ibu-ibu hebat yang hari ini menerima penghargaan. Semoga kisah perjuangan mereka menjadi inspirasi bagi kita semua,” pungkas Ayu Marzuki, mengakhiri sambutannya dengan harapan positif untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan jiwa di kalangan masyarakat.[red]












