Scroll untuk baca artikel
Pemerintah

Illiza Ajak Anak jadi Agent of Change Wujudkan Banda Aceh Kota Layak Anak

×

Illiza Ajak Anak jadi Agent of Change Wujudkan Banda Aceh Kota Layak Anak

Sebarkan artikel ini
Illiza Ajak Anak jadi Agent of Change Wujudkan Banda Aceh Kota Layak Anak

Dalam sambutannya sekaligus berdialog dengan anak-anak, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan komitmen menghadirkan Banda Aceh sebagai Kota Layak Anak.

“Sepertiga penduduk kota kita adalah anak-anak. Indonesia Emas 2045 ada di tangan kalian. Anak-anak ingin punya dukungan dan fasilitas yang baik agar bisa menjadi pemimpin ke depan, pintar dan taat kepada Allah,” kata Illiza.

Illiza menekankan inklusivitas adalah harga mati. “Semua anak dari berbagai latar belakang hari ini berkumpul di sini,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya lingkungan sekolah yang sehat. Illiza meminta tidak ada guru yang merokok di kawasan tanpa rokok (KTR) sekolah. “Jika ada Kadis, kepala sekolah, atau guru yang merokok di KTR, laporkan! Siap anak-anak jadi agent of change Banda Aceh? Kita punya media sosial, viralkan saja kalau ada,” katanya.

Illiza juga mengingatkan orang tua agar mengganti pakaian bekas rokok saat berkumpul dengan anak karena residunya lebih berbahaya dari asap rokok. Ia berpesan agar orang tua menjadi teladan, mengantar anak sekolah, dan membangun komunikasi setiap hari. “Mendidik anak, terutama tugas ayah, dengan kasih sayang jauh lebih penting dari apapun.”

Dalam dialog tersebut, Illiza turut menginstruksikan Sekda dan kepala OPD untuk menindaklanjuti rekomendasi anak. Mulai dari larangan jual-beli rokok dan kondom secara bebas yang memicu pergaulan bebas.

Ia juga menyoroti kasus kekerasan di daycare dan bullying di sekolah yang menjadi atensi serius pemerintah kota. “Semua anak punya potensi. Tidak ada anak yang bodoh, hanya orang tua dan guru yang men-judge begitu,” ujarnya.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca