Tak ketinggalan, Illiza mengajak masyarakat menjaga lingkungan, menanam pohon, tidak buang sampah sembarangan, dan memanfaatkan program L2T2 gratis dari Perumdam Tirta Daroy agar limbah toilet tidak mencemari air tanah.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, termasuk dalam mewujudkan KLA. Butuh dukungan dari segenap elemen kota,” ujarnya lagi.
Illiza pun menutup sambutan dengan yel-yel: “Anak-anak Banda Aceh”, yang dijawab serempak hadirin “Sayangi, Lindungi, Bangun Masa Depan”. “Insyaallah, pemimpin Indonesia pada tahun 2045 sedang duduk di hadapan kita hari ini,” ucap Illiza. (*)












