Selain itu, pentingnya memelihara jiwa korsa dan semangat kebersamaan sebagai Prajurit Infanteri yang tangguh dan militan juga ditekankan dalam amanat tersebut. Ketangguhan fisik dan kemampuan bertempur harus terus diasah dan ditingkatkan agar prajurit senantiasa siap menghadapi setiap tantangan penugasan ke depan.
Menutup amanatnya, Danpussenif menyampaikan Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Danrindam, Dandodiklatpur, para pelatih serta seluruh pendukung pendidikan yang telah dengan penuh dedikasi melatih dan membentuk para prajurit muda hingga resmi menjadi bagian dari Korps Infanteri. Ia berharap agar pengabdian yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkahi setiap langkah pengabdian kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai,” demikian pesan penutup dari Danpussenif.
Dengan berakhirnya upacara penutupan ini, para siswa resmi menyandang status sebagai Prajurit Infanteri TNI AD yang siap menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara dengan penuh dedikasi, disiplin, dan profesionalisme.
Hadir dalam kegiatan tersebut Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, Danrindam IM, Danrem 011/LW, Para Pejabat Kodam Iskandar Muda, pejabat dari Polda Aceh, unsur pemerintah daerah Aceh, para pelatih, pendukung pendidikan serta para tamu undangan lainnya.***












