Selain itu, Mufidayati juga mengungkapkan prestasi di bidang kesehatan lainnya, khususnya RSUZA yang telah berhasil melakukan operasi pembedahan pembuluh otak yang berisiko tinggi pada 2 pasien gangguan saraf pembuluh otak bekerja sama dengan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta. “Saya rasa ini merupakan prestasi yang harus terus didorong oleh Komisi IX. Begitu juga di bidang ketenagakerjaan, pengawasan obat, dan juga di bidang kependudukan. Kita semua mendorong agar semua capaian pembangunan di Aceh terus meningkat dan mengalami kemajuan,” tambahnya.
Selama kunjungan tersebut, juga dilakukan penyerahan santunan jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan hari tua, dan beasiswa pendidikan anak oleh BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan kepada Pemerintah Aceh berupa 1500 tes RDT Biosensor dan 600 masker medis.
Kunjungan Komisi IX DPR RI ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di bidang kesehatan dan ketenagakerjaan di Aceh serta mendorong terciptanya kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Aceh terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja demi mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan.












