Di sisi lain, bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, keduanya memperkuat pendekatan berbasis data dalam penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.
Hasilnya, berdasarkan data BPS November 2025, angka kemiskinan turun dari 6,95 persen menjadi 5,45 persen dalam satu tahun. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banda Aceh mencapai 89,55 poin -tertinggi secara nasional.
“Penurunan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat ini adalah hasil kerja bersama. Intervensinya harus tepat sasaran dan berbasis data,” kata Illiza seraya menegaskan pola kepemimpinan kolaboratif: arah kebijakan strategis yang dipadukan dengan penguatan sistem dan monitoring berbasis data. (Riz)








