Scroll untuk baca artikel
DPRK

Libur Sekolah Tiba, DPRK Banda Aceh Ajak Semua Pihak Berikan Pelayanan Terbaik bagi Wisatawan

×

Libur Sekolah Tiba, DPRK Banda Aceh Ajak Semua Pihak Berikan Pelayanan Terbaik bagi Wisatawan

Sebarkan artikel ini
Irwansyah Ketua DPRK Banda Aceh
Irwansyah Ketua DPRK Banda Aceh

Linimedia.id – Memasuki masa libur sekolah, Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, hingga pelaku usaha pariwisata bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang berkunjung ke ibu kota Provinsi Aceh. Ia menilai kenyamanan dan keamanan pengunjung harus menjadi perhatian bersama agar Banda Aceh tetap menjadi destinasi wisata yang ramah dan berkesan.

Menurut Irwansyah, setiap musim liburan Banda Aceh selalu menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat, baik dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh maupun dari luar daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau. Meningkatnya jumlah wisatawan tersebut, katanya, harus direspons dengan pelayanan publik yang semakin baik.

Selain memberikan sambutan hangat kepada para tamu, ia juga mengingatkan seluruh pihak agar memastikan tidak ada praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata maupun fasilitas publik. Menurutnya, pelayanan yang bersih dan profesional akan memberikan citra positif bagi Banda Aceh di mata para wisatawan.

“Selamat datang di Banda Aceh bagi warga dari seluruh Aceh maupun luar Aceh. Silakan menikmati keindahan Banda Aceh dan keramahtamahan masyarakatnya,” ujar Irwansyah, Rabu (24/6/2026).

Ia mengatakan Banda Aceh memiliki banyak destinasi wisata yang layak dikunjungi, mulai dari wisata religi, sejarah, edukasi hingga wisata bahari. Keberadaan objek wisata tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang membuat Banda Aceh terus ramai dikunjungi saat musim liburan.

Beberapa destinasi yang direkomendasikan antara lain Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, PLTD Apung, Pantai Ulee Lheue, kawasan Heritage Peunayong, hingga Kapal di Atas Rumah Lampulo. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati kuliner khas Aceh serta kopi yang telah dikenal luas hingga mancanegara.

“Silakan menikmati keteduhan dan kenyamanan Masjid Raya Baiturrahman, kemegahan Museum Tsunami, keajaiban PLTD Apung, kecantikan Pantai Ulee Lheue, serta nikmatnya kuliner dan kopi Aceh. Pastikan semuanya bebas pungli,” katanya.

Baca Juga :  Respon Cepat! Anggota DPRK Faisal Ridha Bantu Lampu Jalan untuk Warga Lamteumen Timur

Irwansyah menilai keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh banyaknya objek wisata yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diterima pengunjung. Karena itu, seluruh unsur pemerintah dan masyarakat diminta menjaga budaya ramah tamah yang selama ini menjadi salah satu ciri khas masyarakat Aceh.

Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait meningkatkan kesiapsiagaan selama masa libur sekolah. Pelayanan kepada wisatawan, kebersihan lingkungan, pengaturan lalu lintas hingga keamanan kawasan wisata harus berjalan optimal agar pengunjung merasa nyaman selama berada di Banda Aceh.

“Kita meminta seluruh petugas dinas terkait untuk menyambut kedatangan tamu dengan baik, menjaga ketertiban kota, menjaga kebersihan seluruh objek wisata, serta melayani kebutuhan para tamu yang hadir di kota kita,” ujarnya.

Khusus kepada Dinas Perhubungan, Irwansyah meminta pengawasan terhadap sistem perparkiran diperketat. Ia menegaskan tarif parkir harus sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak boleh ada pungutan di luar aturan yang dapat merugikan masyarakat maupun wisatawan.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan diharapkan meningkatkan intensitas pembersihan di kawasan wisata, ruang terbuka publik, serta pusat-pusat keramaian. Kebersihan lingkungan dinilai menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kenyamanan pengunjung.

Ia juga meminta Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh lebih aktif memberikan informasi kepada wisatawan mengenai lokasi wisata, fasilitas umum, hingga berbagai layanan yang tersedia. Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi akan membantu wisatawan menikmati liburan dengan lebih nyaman.

Tidak hanya pemerintah, Irwansyah turut mengajak pelaku usaha seperti hotel, penginapan, restoran, warung kopi, hingga pengelola objek wisata untuk menjaga kualitas pelayanan. Sikap ramah, harga yang wajar, dan pelayanan yang profesional dinilai menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Banda Aceh sebagai kota tujuan wisata.

Baca Juga :  Ketua DPRK Harap Tanaman Bonsai Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Baru di Banda Aceh

Menurutnya, kesan baik yang dibawa pulang wisatawan akan menjadi promosi yang efektif bagi perkembangan sektor pariwisata daerah. Sebaliknya, pengalaman buruk akibat pelayanan yang tidak maksimal atau adanya pungutan liar dapat mengurangi minat wisatawan untuk kembali berkunjung.

“Setiap orang yang berkunjung ke Banda Aceh harus kita pastikan merasa nyaman dan pulang dengan bahagia. Karena itu, kita harus memastikan mereka kembali dengan membawa kesan yang baik tentang Banda Aceh,” katanya.

Selain sejumlah destinasi yang sudah populer, Banda Aceh juga memiliki berbagai objek wisata lain yang layak dikunjungi, seperti Museum Aceh, Gunongan, Kerkhof Peucut, Lapangan Blang Padang, Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, Pantai Syiah Kuala, Makam Massal Tsunami Ulee Lheue, pedestrian Krueng Aceh, Makam Syiah Kuala, hingga Pasar Aceh yang menjadi salah satu pusat wisata belanja.

Ia berharap seluruh pihak dapat memanfaatkan momentum libur sekolah untuk menunjukkan wajah terbaik Banda Aceh kepada setiap tamu yang datang. Dengan pelayanan yang baik, kota ini diyakini akan semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang aman, tertib, bersih, dan nyaman untuk dikunjungi.[***]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca