Penghormatan terakhir ini juga menjadi momentum untuk merenungkan hakikat kematian. Kematian adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, dan yang penting adalah bagaimana kita menjalani kehidupan ini dengan penuh makna, kebaikan, dan kebajikan.
Meski kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam, warisan berharga yang beliau tinggalkan akan tetap hidup dalam hati dan perbuatan kita semua. Pemerintah Aceh dan seluruh rakyatnya bersama-sama berdoa semoga almarhum diterima segala amal ibadahnya dengan baik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Dengan kepergian almarhum, Aceh kehilangan sosok pengayom dan teladan yang tak tergantikan. Semangat dan dedikasinya dalam memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan bagi Aceh akan terus diingat dan diikuti oleh generasi mendatang. Semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di surga-Nya yang penuh kasih sayang.***




