LM – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, resmi melantik sembilan Pejabat Tinggi Pratama dalam sebuah upacara yang penuh khidmat di Gedung Daerah Aceh, Selasa (2/1/2024) sore. Pelantikan ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi menjadi tonggak penting dalam upaya membangun Aceh yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Marzuki mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk memegang teguh sumpah jabatan yang telah diucapkan. Ia menekankan bahwa pelantikan ini tidak hanya tentang administrasi formal, tetapi sebuah panggilan untuk mendarmabaktikan diri kepada agama, bangsa, dan negara.
“Sumpah jabatan ini bukan sekadar kata-kata, tapi sebuah komitmen untuk bekerja keras guna menyukseskan program-program yang akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Aceh,” ujar Pj Gubernur.
Marzuki juga menyoroti pentingnya disiplin, etos kerja, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah. “Aceh akan maju dan sejahtera jika kita semua bekerja dengan tekad, disiplin, dan kerja keras. Semua ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik,” tambahnya.
Para pejabat yang dilantik, termasuk Mutia Juliana, Surya Rayendra, M Nasir, Munawar, Muhammad Diwarsyah, Muslem, Zaini, Muhammad Junaidi, dan Ira Maya, dipilih melalui seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Dalam arahannya, Pj Gubernur mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dari masyarakat Aceh. “Tugas saudara bukan hanya administratif, tetapi juga tanggung jawab moral kepada masyarakat yang memiliki harapan besar untuk hidup lebih baik, baik secara materi maupun spiritual,” tegasnya.
Pj Gubernur mengakhiri sambutannya dengan mengajak para pejabat baru untuk bekerja sama secara solid, sinergis, dan membangun tim. “Dengan upaya sungguh-sungguh, keikhlasan, kesabaran, dan rasa syukur, kita dapat mencapai kinerja terbaik untuk Aceh yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.[red]












