Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi adalah sarana perjuangan ekonomi rakyat kecil. “Konsep koperasi adalah untuk mereka yang lemah. Perumpamaan satu lidi tidak kuat, namun jika disatukan menjadi sapu, itulah kekuatan koperasi,” ujarnya. Presiden juga menekankan bahwa kemerdekaan sejati adalah kemampuan negara menyejahterakan rakyatnya. “Selama masih ada rakyat yang kelaparan, kita belum sepenuhnya merdeka. Negara merdeka harus mampu memberi makan rakyatnya,” tegasnya.
Menanggapi arahan Presiden, Pangdam IM menyatakan kesiapan TNI untuk mendukung penuh program KDMP di seluruh wilayah Aceh. “Program ini sangat sejalan dengan visi TNI dalam membangun ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa. Kami akan selalu hadir di tengah-tengah rakyat, mendampingi dan membantu mewujudkan cita-cita bersama untuk mencapai kesejahteraan,” ujar Mayjen TNI Niko Fahrizal.
Ia juga menambahkan, peran Babinsa akan diperkuat untuk mendampingi masyarakat mengembangkan koperasi sebagai pusat ekonomi lokal. “Babinsa akan kami gerakkan untuk menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat demi memastikan program ini tepat sasaran,” jelasnya.
Menurut Pangdam IM, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini. “Kolaborasi ini adalah kunci untuk menciptakan keberlanjutan dan efektivitas program. Masyarakat juga kami harap turut aktif berpartisipasi,” katanya lagi.
Ia menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen Kodam IM untuk menjalankan tugas ini maksimal. “Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada masyarakat, serta kesiapan kami untuk mensukseskan arahan Presiden RI demi mewujudkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.












