Sementara itu, Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal menegaskan pentingnya momentum kemerdekaan sebagai pemicu semangat bangsa. “Peringatan hari kemerdekaan bukan hanya seremonial, tetapi merupakan wujud penghormatan kepada para pejuang bangsa. Semangat pengorbanan dan keberanian para pahlawan harus kita teladani dalam menghadapi tantangan zaman saat ini,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan di Aceh. “Sinergi dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Aceh yang sejahtera, aman, dan damai,” kata Pangdam.
Di akhir keterangannya, ia berpesan kepada generasi muda untuk tampil sebagai pelaku utama pembangunan bangsa. “Generasi muda harus tampil sebagai garda terdepan. Isi kemerdekaan dengan belajar, berinovasi, dan berkarya demi kejayaan bangsa Indonesia,” pesan Mayjen TNI Niko Fahrizal.
Upacara HUT ke-80 RI di Banda Aceh dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, pejabat pemerintah, prajurit TNI-Polri, organisasi masyarakat, serta ribuan warga.***












