Scroll untuk baca artikel
HeadlineHukum

Pelaku Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Polsek Samalanga Minta Maaf: Emosi Sesaat Sebabkan Kegaduhan

18
×

Pelaku Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Polsek Samalanga Minta Maaf: Emosi Sesaat Sebabkan Kegaduhan

Sebarkan artikel ini
Para pelaku pemasangan bendera bulan bintang di pagar Polsek Samalanga Polres Bireuen berinisial NN, YI, MR, dan MN telah mengklarifikasi dan meminta maaf atas apa yang mereka lakukan hingga membuat gaduh.
Para pelaku pemasangan bendera bulan bintang di pagar Polsek Samalanga Polres Bireuen berinisial NN, YI, MR, dan MN telah mengklarifikasi dan meminta maaf atas apa yang mereka lakukan hingga membuat gaduh.

LM – Empat pelaku pemasangan bendera bulan bintang di pagar Polsek Samalanga Polres Bireuen, yakni NN, YI, MR, dan MN, mengklarifikasi dan meminta maaf atas perbuatannya yang membuat gaduh. Mereka mengaku tindakan tersebut dipicu oleh emosi sesaat akibat kesalahpahaman terhadap penanganan perkara di Polsek Samalanga yang melibatkan keluarga salah satu dari mereka.

Kombes Ade Harianto, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Aceh, menyampaikan bahwa para pelaku telah mengakui kesalahan mereka dan menyesali kegaduhan yang ditimbulkan. Mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan akan menjaga ketertiban, terutama di wilayah Bireuen ke depannya.

Table of Contents

“Para pelaku mengaku memasang bendera itu karena emosi sesaat. Diwakili oleh satu orang, mereka sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi,” kata Ade pada Senin, 1 April 2024.

Ade juga menegaskan pentingnya komunikasi yang baik antara berbagai pihak untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat mengakibatkan konflik. Menurutnya, komunikasi yang efektif akan membantu masyarakat menghindari situasi yang dapat berujung pada tindakan pidana.

Selain itu, Ade juga mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang di mana pun dan kapan pun. Menurutnya, menjaga situasi kondusif sangat penting, terutama menjelang perhelatan besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan pelaksanaan pilkada serentak. Situasi aman dan kondusif menjadi modal dasar bagi investasi dan kemajuan daerah.

“Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan di Aceh, apalagi menjelang perhelatan PON dan Pilkada. Karena, situasi aman adalah modal untuk membangun Aceh menjadi lebih baik,” pungkas Ade.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca