Komitmen ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sarana produksi yang diserahkan, sehingga hasilnya bisa dirasakan langsung oleh petani dan turut mendukung ketahanan pangan di Aceh Barat.
Asisten Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Musthafa Umar mengatakan,
“Kami berharap sinergi antara Bank Indonesia, Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Barat, dan kelompok tani ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang berkelanjutan, sekaligus mendorong Aceh Barat menjadi salah satu sentra produksi cabai merah yang kompetitif di Provinsi Aceh” ujarnya.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh terus aktif mendukung program pengendalian inflasi daerah dengan memperkuat ketersediaan pasokan komoditas pangan strategis, salah satunya melalui pengembangan klaster komoditas pangan bersama pemerintah daerah dan kelompok tani binaan.rel












