“Kita telah berhasil meraih peringkat 6 dari 38 provinsi, dan ini menunjukkan kerja keras kita bersama. Ke depan, persiapan menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) harus dimulai sejak sekarang. Saya meminta agar setiap pengurus cabang olahraga di Aceh melakukan persiapan maksimal,” ujar Kamaruddin.
Rakerprov KONI Aceh kali ini juga membahas agenda penting terkait persiapan Pra Pora 2025 dan Pora 2026 di Aceh Jaya, yang diharapkan menjadi ajang pencarian bibit atlet unggul untuk persiapan lebih besar menuju PON mendatang.
“Kita harus mempersiapkan diri sejak sekarang untuk gelaran PON 2028. Walaupun ada beberapa cabang olahraga yang tidak dipertandingkan, kita harus tetap menargetkan hasil maksimal,” tambahnya.
Rakerprov KONI Aceh yang berlangsung dari 21 hingga 23 Februari 2025 ini tidak hanya berfokus pada evaluasi kinerja, tetapi juga membahas rencana strategis dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di Aceh, khususnya dalam ajang Pra Pora dan PON yang akan datang. Semangat kekompakan dan dukungan dari seluruh pihak diharapkan akan terus mendorong Aceh menuju prestasi yang lebih gemilang.***












