Selain itu, diperlukan pemahaman mengenai komunikasi yang baik di ranah digital. Para penyuluh juga harus memberikan literasi baru berupa data, kemampuan teknologi informasi dan komunikasi. Lalu literasi teknologi terkini, serta penguasaan dan pendekatan metode penyuluhan kepada milenial dan para petani.
Sementara itu, Ketua Prodi Agribisnis Ary Bakhtiar, mengatakan, saat ini 70 persen petani yang ada di Indonesia terdiri dari para lansia. Generasi muda banyak yang beralih ke bidang profesi yang lain. Untuk itu, dalam rangka pemanfaatan bonus demografi di masa yang akan datang perlu upaya adanya peningkatan kualitas SDM di sektor pertanian.
Menurut dia, penyuluhan menjadi kunci penting untuk mengubah persepsi para kaum muda. Penyuluhan juga dapat berdampak positif bagi petani lansia agar dapat meningkatkan kapasitas kemampuan. “Dan pengetahuan agar dapat hidup dengan lebih baik,” kata dia dalam pesan pers yang diterima //Republika//, Selasa (21/6/2022).(Republika.co.id)










