Scroll untuk baca artikel
News

Reuni 30 Tahun Angkatan 1995 Fakultas Hukum Unsyiah: Momen Nostalgia dan Kebersamaan yang Tak Terlupakan

×

Reuni 30 Tahun Angkatan 1995 Fakultas Hukum Unsyiah: Momen Nostalgia dan Kebersamaan yang Tak Terlupakan

Sebarkan artikel ini

LM-Pada pagi yang cerah di Habibie Cafe, Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar, reuni 30 tahun angkatan 1995 Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (FH Unsyiah) berlangsung dengan penuh kehangatan, keakraban, dan kesuksesan.

Acara yang dihelat untuk merayakan tiga dekade perjalanan para alumni ini menjadi ajang nostalgia, mempererat silaturahmi, serta merayakan pencapaian luar biasa dari angkatan 1995.

Table of Contents

Dengan panorama pantai yang indah sebagai latar belakang, suasana reuni ini terasa begitu istimewa, membawa para alumni kembali ke masa-masa kuliah penuh kenangan di kampus Unsyiah.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh MC yang penuh semangat, menciptakan suasana ceria sekaligus penuh makna.

Kata sambutan pertama disampaikan oleh Tuha Peuet angkatan, Royes Ruslan, SH., M.Kn., (anggota DPR Kota Banda Aceh) yang dengan penuh kebanggaan mengenang perjuangan dan perjalanan panjang angkatan 1995.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan yang telah terjalin sejak masa kuliah.

Dilanjutkan oleh Fauzan, SH., selaku Ketua Angkatan Pertama, yang berbagi cerita inspiratif tentang bagaimana ikatan persahabatan di antara alumni tetap kuat meski telah berpisah jarak dan waktu selama puluhan tahun.

Momen haru tercipta saat acara pembacaan doa bersama untuk mengenang 13 rekan alumni angkatan 1995 yang telah berpulang, baik akibat bencana tsunami Aceh 2004 maupun karena sakit.

Doa dipimpin dengan penuh kekhusyukan, mengundang suasana reflektif di antara para hadirin. Momen ini menjadi pengingat akan rapuhnya kehidupan sekaligus memperkuat tekad para alumni untuk terus menjalin silaturahmi dan saling mendukung.

Reuni ini dihadiri oleh sekitar 40 alumni beserta keluarga mereka, yang datang dari berbagai penjuru Aceh, seperti Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Nagan Raya, Lhokseumawe, dan Langsa. Bahkan, beberapa alumni rela menempuh perjalanan jauh dari Pulau Jawa untuk turut meramaikan acara ini.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Turun Langsung Pantau Operasi Pasar LPG 3 Kg

Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan yang masih terjaga kuat, meskipun masing-masing kini telah meniti karier di berbagai bidang. Alumni angkatan 1995 FH Unsyiah telah menorehkan prestasi gemilang, dengan beberapa di antaranya menduduki posisi strategis, seperti Fadli, SH., MH., yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Jantho;

Samsul Maidi, SH., MH., sebagai KPN Pidie Jaya; DR(candidat) Rosnainah, SH.,MH Ketua Pengadilan Ciamis Jawa Barat ( mengikuti reuni via daring) Faisal Mahdi, SH., MH., sebagai KPN Lhokseumawe; dan DR. (candidat) Nasri, SH., MH., sebagai Ketua Pengadilan Negeri Magetan Jawa Tengah, DR Nasrifal, SH.,MH., (Waka PTUN Kota Mataram), Numairi Muchtar, SH. MH jadi salah seorang direkrut Bank Aceh dan ka.ops mardiyah (perwakilan kjt aceh/ahli madya).

Selain itu, banyak pula alumni yang berkarier sebagai pejabat di pemerintahan kabupaten/kota di Aceh, Jaksa Penuntut umum di berbagai daerah wilayah tugas, oditur pengadilan militer, dosen di perguruan tinggi negeri, serta profesional di berbagai sektor swasta dan pengusaha.

Acara reuni ini tidak hanya menjadi ajang bernostalgia, tetapi juga sarana untuk memperkuat jaringan dan merencanakan langkah ke depan.

Di penghujung acara, suasana semakin meriah dengan hiburan keluarga yang menghadirkan tawa dan canda, diiringi alunan musik yang membawa kembali kenangan masa muda.

Makan bersama menjadi penutup yang hangat, di mana para alumni dan keluarga menikmati hidangan khas Aceh sambil berbagi cerita dan tawa.

Dalam sesi diskusi, para alumni menyepakati beberapa poin penting untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan angkatan 1995 FH Unsyiah.

Mereka berkomitmen untuk mengadakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti bakti sosial atau program pendidikan, sebagai wujud pengabdian kepada Kampus dan almamater.

Baca Juga :  Polda Aceh Gelar Pasukan Ops Lilin Seulawah-2024: Wujud Kesiapan Pengamanan Nataru

Selain itu, silaturahmi antaralumni dan keluarga besar akan terus dipupuk melalui komunikasi yang lebih intens dan kegiatan bersama.

Salah satu keputusan penting lainnya adalah rencana reuni berikutnya yang, insyaallah, akan diselenggarakan di Sabang dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang.

Meski waktu pastinya belum ditetapkan, rencana ini disambut antusias sebagai wujud komitmen untuk terus menjaga ikatan yang telah terjalin selama tiga dekade.

Reuni ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga cerminan dari semangat solidaritas dan dedikasi angkatan 1995 FH Unsyiah.

Dengan penuh harapan, para alumni bertekad untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan menjaga warisan kebersamaan yang telah mereka bangun sejak masa kuliah.

Acara ini menjadi pengingat bahwa meskipun waktu terus berlalu, ikatan persaudaraan dan semangat kebersamaan akan selalu abadi.[]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca