“Ibu Eny dilayani dengan baik dikonsulkan dengan dokter ahli jiwa. Saat ini Ibu Eny masih dalam penanganan medis dan dalam pendampingan oleh dokter psikiater. Perawatan di RSKD Duren Sawit sejak tanggal 30 Desember 2022 hingga hari ini. Kondisi terakhir beliau sudah lebih baik meski demikian masih perlu pendampingan agar Ibu Eny dapat lebih terkontrol lagi,” ujar dr Niken
Dia mengatakan, Tiko, anak ibu Eny, juga akan diberikan pendampingan dan pemeriksaan kesehatan di RSKD Duren Sawit. “Kami sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Kecamatan Cakung untuk mengatur waktunya,” katanya.
Lebih jauh, Kepala Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Timur, Purwono, menawarkan untuk merawat Eny di Panti Werdha milik Pemprov DKI di Cipayung, apabila keluarga mengizinkan. “Kami siapkan semua. Gratis. Anaknya boleh datang berkunjung setiap hari. Gak ada masalah,” jelasnya.(Republika.co.id)








