Scroll untuk baca artikel
Nasional

Sindiran PDIP soal Kader Dicalonkan Partai Lain

×

Sindiran PDIP soal Kader Dicalonkan Partai Lain

Sebarkan artikel ini
Para Kader PDIP. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Menyalip di Tikungan

Hasto menegaskan, partainya juga tak pernah menerapkan strategi politik main belakang. Menurut dia, PDIP komit dalam melakukan kerjasama politik.

Hasto juga menyinggung pihak yang kerap menyalip di tikungan terakhir. PDIP, kata dia, berpolitik dengan dilandasi moral dengan ideologi Pancasila.

“Kita tidak pernah diajarkan berpolitik main di belakang. Membuat skenario-skenario yang tidak sama dengan ideologi pancasila.”

“Dalam berpolitik kita diajarkan untuk yang dilandasi moral. Sehingga kita bukan pemain yang suka menyalip di tikungan,” jelas Hasto dalam penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala dan Wakil Kepala Daerah PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/6).

Bajak Kader Partai Lain

Hasto juga meminta seluruh kepala dan wakil kepala daerah untuk menyatukan barisan memajukan Indonesia. Hasto menyampaikan, kepada seluruh kepala daerah, PDIP bukan partai yang suka ‘membajak’ kader partai lain.

Hasto mengibaratkan kader partai sebagai sebuah pohon yang berakar. Jika akar tersebut milik orang lain, maka PDIP tak akan mencabut akar yang bukan miliknya tersebut.

“Jadi kalau akar kita bergerak, di sana ada akar kuning, kita berbelok. Karena masih banyak akar lain. Misal ketemu akar NU, Muhammadiyah, PKB dan PPP, PAN, kita berbelok. Sehingga akar PDI Perjuangan jadi kokoh tanpa merusak akar yang lain. Kita bukan partai yang suka mencabut akar yang lain. Akar yang kita garap adalah akar Wong Cilik. Itulah yang dikedepankan PDI Perjuangan, berpolitik dengan etika,” kata Hasto.

Baca Juga :  Survei Poltracking: Elektabilitas Erick Thohir Sebagai Cawapres Tertinggi di Jateng

Hasto mengatakan, agar para kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk mengingat pesan Ketua Umum Megawati di dalam berpolitik, khususnya menghadapi Pemilu 2024, agar taat pada tahapan-tahapan pemilu.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca