LM — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah bukan sekadar penanda pergantian waktu, tetapi merupakan momen penting untuk refleksi dan introspeksi diri atas apa yang telah dilakukan selama ini.
Ia juga menyampaikan bahwa 1 Muharam menjadi salah satu hari penting bagi umat Islam karena menandai peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada tahun 622 Masehi, yang kemudian dijadikan awal perhitungan kalender hijriah.
“Semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah hendaknya menjadi inspirasi bagi kita untuk bertransformasi menjadi pribadi dan organisasi yang lebih baik. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi berpindah sikap dan pola pikir, dari yang kurang baik menjadi lebih baik, dari yang pasif menjadi lebih responsif, dan dari yang biasa menjadi luar biasa,” kata Ari Wahyu, dalam sambutannya pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah di Masjid Babut Taqwa Polda Aceh, Kamis, 3 Juli 2025.
Ia menambahkan, peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar penanda pergantian waktu, tetapi juga menjadi momen untuk melakukan refleksi dan introspeksi atas perjalanan diri selama ini.
Adapun tema yang diangkat Polda Aceh pada peringatan tahun ini adalah “Tahun Baru Islam 1447 Hijriah / 2025 Masehi: Momentum Refleksi, Introspeksi, dan Meningkatkan Kinerja Guna Mewujudkan Polri untuk Masyarakat.”
“Tema ini mengandung makna yang mendalam agar kita semua senantiasa menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam pelaksanaan tugas sekaligus meneguhkan niat untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.












