“Kita harus mampu mentransformasikan wajah polri ke depan menjadi lebih baik, dengan menekankan pada perbaikan pelayanan publik yang semakin terintegrasi, modern, mudah, dan cepat,” katanya.
Kemudian, sambungnya, dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045, Polri terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, salah satunya melalui penerimaan terpadu calon anggota polri (Akpol, Bintara, dan Tamtama) tahun anggaran 2025.
Tahun ini, Polda Aceh melalui panitia daerah telah menyelenggarakan seluruh tahapan seleksi secara jujur, objektif, bersih, akuntabel, unggul, dan kompetitif. Untuk menjamin prinsip tersebut, setiap proses seleksi dilaksanakan dengan pengawasan ketat dari pengawas internal maupun eksternal yang ahli di bidangnya, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), tim ahli IT dari Universitas Syiah Kuala (USK), dan pihak-pihak lainnya untuk menutup celah terjadinya kecurangan.
“Hari ini, kita bersama-sama mengikuti sidang penentuan kelulusan menuju Rikkes Tahap II seleksi penerimaan terpadu calon anggota Polri baik Akpol, Bintara, maupun Tamtama tahun anggaran 2025, yang merupakan bagian penting dari tahapan seleksi lanjutan,” ujarnya.
Abituren Akabri 1995 itu juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang nantinya berkesempatan melanjutkan ke tahap berikutnya. Ia meminta agar peserta yang lulus untuk menanamkan komitmen, tekad, semangat, motivasi, serta kedisiplinan tinggi dalam setiap proses seleksi yang diikuti.












