Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Wakil Gubernur Aceh Hadiri Peresmian Pabrik Karet PT PBS di Aceh Barat

22
×

Wakil Gubernur Aceh Hadiri Peresmian Pabrik Karet PT PBS di Aceh Barat

Sebarkan artikel ini

“Atas nama pemerintah dan rakyat Aceh, saya menyampaikan selamat datang kepada Bapak Hashim di bumi Teuku Umar ini. Ini sesuai dengan visi kami, yakni menekan angka pengangguran. Alhamdulillah, waktunya sangat tepat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mualem menyebut bahwa pembangunan industri seperti ini adalah bagian dari gelombang investasi yang sedang berkembang di Aceh. Ia menyinggung rencana pembangunan beberapa pabrik lain, seperti pabrik rokok di Aceh Utara, pabrik baterai di Aceh Besar, dan pabrik pengolahan baja di Aceh Selatan.

Table of Contents

Ia pun mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan sebagai prasyarat utama bagi keberlangsungan investasi.

“Pesan saya kepada masyarakat Meulaboh, mari jaga bersama keamanan agar investasi seperti ini bisa berlanjut. Tanpa keamanan, tidak akan ada investor yang datang,” tegasnya.

Sementara itu, Hashim Djojohadikusumo mengaku bangga karena pabrik yang dirintis selama hampir 12 tahun ini akhirnya dapat dioperasikan secara penuh.

“Pembangunan pabrik ini memakan waktu hampir 12 tahun. Saya bangga kita bisa mewujudkan pabrik sederhana ini,” ucap Hashim.

Ia menjelaskan bahwa pabrik ini mampu memproduksi hingga 2.500 ton karet kering per bulan, dengan kapasitas mesin saat ini yang mampu mengolah 10 ton karet basah per jam, atau 5 ton karet kering per jam. Target harian produksi mencapai 100 ton karet kering.

“Jika bahan baku mencukupi, kami siap ekspansi ke lini kedua agar hasilnya bisa berlipat ganda,” katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi mengungkapkan harapannya agar hasil produksi pabrik ini ke depannya dapat langsung diekspor dari wilayah Aceh Barat, meskipun ia mengakui infrastruktur pelabuhan masih menjadi kendala.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca