Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Wamendagri dan Walikota Banda Aceh Kunjungi Landmark BSI Aceh dalam Rangka Semiloka “Road to Launching Banda Aceh Kota Parfum Indonesia”

2211
×

Wamendagri dan Walikota Banda Aceh Kunjungi Landmark BSI Aceh dalam Rangka Semiloka “Road to Launching Banda Aceh Kota Parfum Indonesia”

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal mengatakan, inisiatif “Kota Parfum” merupakan representasi dari semangat Banda Aceh untuk mengolah warisan menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kita ingin menyatukan warisan aroma seperti nilam, serai wangi, cengkeh, hingga kopi dan kayu manis dengan teknologi, seni, dan kewirausahaan, untuk melahirkan produk unggulan lokal yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional, ujar Walikota.

Kegiatan ini mendorong Pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor unggulan nasional telah membuka berbagai peluang pengembangan berbasis potensi lokal yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Salah satu subsektor yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan adalah industri parfum berbasis sumber daya alam lokal, terutama dari tanaman atsiri yang tumbuh subur di Aceh. Kota Banda Aceh memiliki peluang strategis untuk menjadi Kota Parfum Indonesia.

Table of Contents

Potensi ini dapat dioptimalkan melalui sinergi lintas sektor antara pemerintah kota, perguruan tinggi, komunitas kreatif, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi antara Pemerintah Kota Banda Aceh dan Universitas Syiah Kuala diharapkan dapat memperkuat basis riset, inovasi, dan hilirisasi produk berbasis atsiri serta memajukan ekosistem ekonomi kreatif yang berdampak luas.***

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca