“Terutama di daerah rawan banjir dan longsor, seperti yang tinggal di dekat bantaran sungai,” kata Etik.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin kencang. Pasalnya, hujan disertai angin kencang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang atau roboh.
“Agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat atau petir,” kata Etik.
Sementara itu, diperkirakan awal musim hujan di wilayah DIY terjadi pada dasarian kedua atau pertengahan Oktober 2022. Dengan begitu, potensi hujan sudah mulai konsisten di pertengahan Oktober nanti.
“Masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi musim hujan, khususnya petani untuk menentukan pola tanam yang disesuaikan dengan awal musim hujan yang terjadi pada pertengahan Oktober,” katanya.(Republika.co.id)










